Kenapa KLB keracunan makanan bisa terjadi? Berikut penjelasannya…

Kamis, Mei 4th 2017. | PROMKES

Dinkes Kapuas – KLB (kejadian luar biasa) keracunan pangan terjadi apabila​ 2 orang atau lebih mengalami gejala yg sama atau hampir sama setelah mengkonsumsi pangan atau suatu makanan. KLB bisa terjadi di rumah tangga atau pun pada suatu acara​ yang melibatkan banyak orang atau massal KLB ini bisa terjadi kapan saja dan dimana saja serta bisa menyerang atau terkena pada siapa saja​.

Terdeteksinya atau diketahuinya suatu KLB keracunan pangan tergantung surveilans KLB yg dilakukan. Apabila KLB cepat diketahui dan segera ditangani ini menandakan suatu daerah atau dalam hal ini Dinas Kesehatan setempat surveillance KLB keracunan pangan sangat bagus dan sudah berjalan sesuai standar.

Seringnya KLB keracunan pangan pada suatu daerah ini bukan berarti daerah tersebut jelek atau kurang bagus menangani makanan. Hal ini terjadi karena cara pengolahan makanan, cara masaknya, hampir sama di tiap daerah, tergantung higiene sanitasi personalnya. Oleh karena itu bisa saja daerah lain yang tidak pernah muncul KLB keracunan pangan padahal ada bahkan sering terjadi tapi tidak terlaporkan atau tidak terdeteksi apabila surveillance nya tdk berjalan.

KLB yang terjadi di Kapuas pada hari Rabu, 3/5/2017 di Desa Tajepan menandakan Surveillance KLB Dinas Kesehatan sudah berjalan dengan baik. Begitu juga dengan tim dari Dinas Kesehatan yang turun menangani langsung di lokasi kejadian secara cepat dan tanggap dapat menangani semua korban KLB.

Keracunanpangan ini seperti​ BOM waktu, kapan saja​ di mana saja bisa terjadi, karena penyebab keracunan ada dimana mana, mikroba ada dimana mana, di air, di udara, di tanah dll bisa mengkontaminasi makanan. Namun upaya pembinaan terhadap masyarakat terutama penyedia makanan tetap terus menerus Diskes kapuas lakukan, melalui promkes, penyuluhan keamanan pangan (PKP), pengawasan keamanan pangan, sampling pangan, kerja Tim, lintas program,lintas sektor, utk mencegah agar tdk tejadi KLB keracunan pangan atau penyakit akibat pangan, semoga bermanfaat. (Kastalani)

tags: , , , , ,